Banyu Langit Batik, Pusat Motif – Motif Batik Beraroma Cinta

Kulon Progo – Satu lagi pusat berburu batik muncul di Sentra Batik Kopat, Desa Karangsari, Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Ya,  Banyu Langit Batik. Selain rumah produksi batik lukis tangan, Banyu Langit Batik juga galery aneka motif batik bernuansa cinta.

Rumah produksi ini benar – benar unik. Dari namanya saja sudah langsung bikin.penasaran. Karena Banyu Langit menjadi lagu hit-nya Didik Kempot, yang mengharu biru.

Ternyata sang pemilik galery ini, Dwi Murni memang penggemar berat Didik Kempot, dan ingin mengenang sang maestro lagu pop jawa itu melalui brand produk batiknya.

Bahkan hampir semua produknya bermotif cinta, dengan warna – warna romantis, pas banget dengan alunan lyrik lagu Banyu Langit.

” Menarik aja, lagunya enak, adem. Saya pengin produk saya bikin adem di hati, adem dilihat, adem dikantong, hehee, ” kata Dwi Murni.

Maka tidak aneh jika Banyu Langit Batik.menamai motif dengan ungkapan cinta mendalam seperti Batik Motif Rindu, Batik Motif Kangen, Batik Motif Galau, dan sebagainya.

Selain karena penggemar berat Didik Kempot, Dwi Murni mencipta aneka motif cinta ini agar memberi nuansa lain dalam industri sandang khususnya batik.

Ia juga ingin.produknya menjadi kenangan mendalam bagi semua pemakainya. Sehingga mengenakan batik buatan Banyu Langit Batik tak sekedar berbusana tetapi memberi sentuhan yang mendalam pada setiap pemakainya.

” Biar selalu dikenanglah, sekali jatuh Banyu Langit Batik, tetap Banyu Langit, sekali jatuh hati selamanya terjenang produk kami, ” ujarnya.

Soal harga, relatif. Menurut Dwi Murni, Banyu Langit Batik menyiapkan produk dari harga rendah hingga harga tinggi. ” Ya seratus lima puluh ada, dua ratus ada, yang lebih tinggi ada juga, semoga makin.komplit ya,” tuturnya kepada Bogowonto News. (gus)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *