Sentra Batik Kopat Kulon Progo Pusat Batik “Super Unik”

Kulon Progo  – Satu lagi, sentra perajin batik bakal muncul di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Yakni Sentra Batik Kopat di Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo sekitar satu kilometer di barat Kota Wates.

Meski belum resmi dibuka Sentra Batik Kopat mulai ramai di sosial media karena sentra ini memproduksi batik aneh atau yang biasa disebut batik Gemblunk.

Selain produknya yang super gemblunk proses produksinya ternyata juga maha gemblunk. Bahkan bisa dibilang super nyleneh.

Sentra Batik Kopat yang didukung tidak kurang 25 perajin pemula ini sejak awal sudah sepakat hanya memproduksi batrik abstrak dan batik Gemblunk.

Batik tanpa pakem dan cenderung nyentrik. Sehingga di sentra ini tidak bakal dijumpai motif motif batik jadul seperti parang, Kawung atau dlereng.

Melainkan batik abstrak dengan motif sak karepe Dewe dan batik gemblunk dengan motif awur awuran atau motif kacau.

Sementara untuk proses produksi terlihat lebih gemblunk, karena dikerjakan dengan cara unik.

Untuk membuat ornamen ornamen batik atau motif yang lazimnya menggunakan cap dari tembaga maka para perajin di sini menggunakan berbagai barang bekas atau sampah.

“Prinsipnya kita ingin berproduksi dengan perangkat yang murah dan mudah dicari, lalu kita kembangkan alat alat buatan sendiri dengan barang bekas. Bikin motif bunga dari bekas cetakan kue, dari paralon bekas, botol bekas bahkan dari daun daun kering, ” ujar Wartono  Ketua Kelompok Usaha Bersama Kube Batik Kopat, kepada Bogowonto News.

Tujuannya agar produk Batik Kopat punya ciri khas, memiliki nilai tambah dan yang penting bisa menekan biaya produksi sehingga produk Batik Kopat menjadi satu satunya produk yang Murah, Indah dan Berkualitas.

Karena meski diproduksi dengan cara nyleneh Batik Kopat tetap menjaga kualitas kain, standar mutu dan tetap berkelas.

Lounching Sentra Batik Kopat direncanakan bulan ini, guna menandai geliat ekonomi kreatif di Kabupaten Kulon Progo.

“Proses produksi terus berjalan, pelatihan terus dilakukan, promosi terus dikembangkan, sembari memproses kelagalisasi kelembagaan,” ujar Supardi Sekretaris KUBE Batik Kopat.

Tahap awal ini Sentra Batik Kopat akan melonching galery bersama lebih dahulu, kemudian baru pembuatan work shop bersama dan mwmpergencar promosi media sosial.

Baru setelah itu Kube Batik Kopat akan menata kawasan yang akan digunakan untuk show room batik bagi sejumlah perajin anggota KUBE Batik Kopat.

“Galery bersama tetap harus hidup meski nanti ada galery galery atau show room milik pribadi pribadi di kawasan ini,” tegasnya.

Dengan dilouncingnya sentra baru ini, diharapkan mampu memberi kontribusi bagi perekonomian Kulon Progo terutama bagi masyarakat Kalurahan Karangsari.

Dan diharapkan Sentra Ini bisa lebih menghidupkan Kota Wates sebagai tujuan belanja batik selain diSentra Batik Lendah. (gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *